Bobotoh Gaungkan “Langit Seharusnya BIRU!” Lewat Banner

Ceuk Bobotoh | Oleh: Yoga S. Adiredja | X, IG: @yogaprasetyos

MEMÉRSIB.ID, – Suara kepedulian terhadap lingkungan turut mewarnai atmosfer sepak bola. Saat PERSIB Bandung menghadapi Persik Kediri dalam pekan kelima BRI Super League 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Ahad (18/10/2026) malam, bobotoh menyuarakan keresahan tentang kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui sebuah banner di tribun.

Bobotoh menyuarakan pesan lingkungan melalui banner bertuliskan:

“𝑳𝒂𝒏𝒈𝒊𝒕 𝒔𝒆𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔𝒏𝒚𝒂 𝑩𝑰𝑹𝑼!”

Kalimat singkat itu menyimpan pesan mendalam. Langit biru bukan sekadar pemandangan yang indah, melainkan simbol udara bersih, lingkungan yang sehat, dan hak masyarakat untuk hidup tanpa ancaman polusi asap.

Di tengah semangat mendukung PERSIB Bandung, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa sepak bola juga memiliki ruang untuk menyuarakan kepedulian terhadap persoalan yang menyentuh kehidupan masyarakat luas.

Dari Tribun, Bobotoh Menyuarakan Kepedulian

Tribun sepak bola menyatukan semangat, identitas, dan solidaritas suporter. Namun, sebuah banner juga dapat menyampaikan pesan yang melampaui lapangan dan hasil pertandingan.

Lewat slogan “Langit Seharusnya BIRU!”, bobotoh mengingatkan bahwa persoalan karhutla tidak semata-mata menyangkut kawasan yang terbakar. Dampaknya juga berkaitan dengan kualitas udara, kesehatan masyarakat, aktivitas sehari-hari, serta keberlangsungan lingkungan.

Kekhawatiran terhadap penyebaran asap lintas wilayah mendorong semua pihak untuk menangani karhutla secara serius, cepat, dan terkoordinasi. Upaya pencegahan kebakaran, pemadaman, perlindungan warga terdampak, serta pemulihan kawasan yang rusak membutuhkan perhatian bersama.

Sepak Bola dan Pesan untuk Masa Depan Lingkungan

PERSIB bukan hanya tentang pertandingan selama 90 menit. Bagi bobotoh, sepak bola juga menjadi ruang untuk menyampaikan identitas, solidaritas, dan kepedulian terhadap berbagai persoalan di luar stadion.

Banner itu menyampaikan pesan sederhana tetapi kuat: setiap orang berhak menikmati langit biru dan menghirup udara bersih, tanpa ancaman asap karhutla.

Kepedulian terhadap karhutla pun tidak berhenti pada sebuah tulisan di tribun. Pesan itu mengajak masyarakat untuk memberi perhatian pada informasi resmi mengenai kualitas udara, mendukung pencegahan kebakaran hutan dan lahan, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Langit yang biru adalah harapan bersama. Dari tribun Si Jalak Harupat, pesan itu mengingatkan bahwa semangat mendukung PERSIB dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan generasi mendatang.

Langit seharusnya biru. Udara bersih adalah hak semua orang.


Baca juga

Ceuk Bobotoh: “Ahirna Bisa Saré Tenang!” Comeback PERSIB Bikin Bobotoh Bungah

Bagikan artikel ini

Ikuti Saluran WhatsApp MEMÉRSIB

Dapatkan update terbaru seputar Persib Bandung.

Ikuti Saluran WhatsApp →

One comment

  1. Tinggal membentuk permainan yang cantik agar enak di lihat oleh bobotoh,jangan hanya mengandalkan energi di akhir permainan,jadi was was tiap nonton.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *