Apa itu co-ownership?
Co-ownership dalam sejarah transfer sepak bola merujuk pada pengaturan ketika kepentingan ekonomi atau hak terkait pemain pernah dibagi antara lebih dari satu pihak.
Istilah ini perlu dibedakan dari Third-Party Ownership. Dalam konteks regulasi modern, kepemilikan atau pengaruh pihak ketiga tunduk pada pembatasan FIFA; karena itu istilah lama tidak boleh dianggap sebagai mekanisme transfer standar yang bebas digunakan.
Catatan verifikasi: Co-ownership perlu dibedakan dari hak registrasi pemain dan dari kepemilikan ekonomi pihak ketiga; jangan menyebutnya sebagai praktik yang diizinkan tanpa memeriksa aturan yang berlaku. Rujukan primer: FIFA Transfer System. Baca juga: Sistem Transfer Pemain — PERSIB PEDIA · TPO · TPI
